Uncategorized

Mainan bayi bisa bersifat mendidik jika mainan tersebut bersifat dinamis. Yang di maksud dengan dinamis adalah mainan yang bisa bergerak atau bisa digerakan agar si bayi bisa memperhatikannya.

Yang terutama harus diperhatikan saat memilih mainan bayi adalah bahan-bahan yang digunakan untuk membuat mainan bayi, karena bahan yang tidak aman dapat membahayakan bayi kita. Maka dari itu, orang tua harus mengerti tentang mainan bayi yang cocok untuk bayi kita agar tetap sehat dan cerdas.

Berikut ini terdapat berberapa tips untuk memilih mainan bayi :

  1. Berwarna mencolok
  2. Bisa dicuci dengan mesin cuci
  3. Warna tidak luntur karena bayi akan sering menggigitnya
  4. Berkualitas baik dan seluruh bagian dijahit dengan aman menggunakan benang yang tebal dan kuat
  5. Tidak ada kancing, kait, kawat atau komponen lain yang berbentuk partikel kecil dan mudah terlepas
  6. Tidak ada bagian-bagian mainan yang tajam / runcing
  7. Pastikan bagian-bagian mainan, seperti mata boneka dari plastik, hidung, kumis, telinga melekat dengan kuat dan tidak mudah copot
  8. Dapat mengeluarkan bunyi sebab bayi sangat senang bereksplorasi dengan mainan yang mengeluarkan suara

Katun Combed menjadi bahan favorit konsumen industri konveksi kaos dikarenakan bahannya yang lebih lembut dan halus dibandingkan dengan katun biasa. Kain katun adalah kain yang dibuat dari bahan alami yaitu dari serat halus yang menyelubungi biji tumbuhan kapas. Serat inilah yang kemudian dipintal menjadi benang dan selanjutnya ditenun menjadi kain katun. Pada proses pembuatan kain Katun Combed, mengalami langkah tambahan yang membuatnya lebih lembut, lebih kuat dan lebih halus daripada kapas biasa. Sebelum diputar di mesin pemintal, serat kain Katun Combed diproses melalui proses carding, yaitu penyisihan dari benang kasar. Setelahnya, bahan kain ini diseleksi lagi dengan proses combing, yaitu disisir agar bersih dari bulu-bulu sisa. Itulah mengapa disebut combed, karena bahan katun ini telah melewati tahap combing.

Ada beberapa jenis Katun Combed yang beredar dipasaran yakni 20s, 24s30s, dan 40s. Angka-angka tersebut menunjukkan tipe kerapatan benang yang digunakan pada proses perajutan menjadi bahan kain. Semakin kecil angkanya, semakin tebal bahan dan rajutan sebuah kain katun. Biasanya dinyatakan dalam ukuran gram (gr/m2). Kain katun combed 20s paling tebal, 24s agak tebal, 30s tidak terlalu tebal dan tidak terlalu tipisdan 40s paling tipis. Banyak yang menyebutkan bahwa untuk iklim tropis seperti di Indonesia, bahan Katun Combed 30s paling nyaman digunakan karena ketebalannya yang cukup, dan juga harganya yang tidak terlalu mahal. Karena itu, banyak yang menjadikan kain Katun Combed 30s sebagai bahan favorit untuk kaos distro.

Sedangkan huruf ‘s’ di belakang angka, menunjukkan perbedaan jenis rajutan bahan kaos, yang dilihat berdasarkan jumlah jarum yang digunakan. Saat ini, jenis jarum rajutan yang paling populer untuk produksi bahan Katun Combed terbagi dua: jarum tunggal (single knitt) dan jarum ganda (double knitt). Istilah single knitt kemudian oleh para produsen disingkat menjadi ‘s’dan double knitt  disingkat menjadi ‘d’.

Jenis rajutan tunggal (single knit) memiliki karakteristik yang padat, rapat, dan cenderung kurang lentur.  Jenis rajutan inilah yang biasanya banyak beredar di pasaran karena memiliki kelebihan tersebut. Sedangkan rajutan ‘d’  yang menggunakan jenis rajutan jarum ganda, memiliki karakter rajutan ini cenderung lebih rapat, lentur dan tebal. Bahan rajutan ‘d’ dapat digunakan secara bolak-balik. Kedua sisinya punya permukaan yang sama, karena dirajut dengan jarum ganda. Bahan dengan rajutan ini lebih sering digunakan untuk pakaian bayi dan anak-anak karena karakternya yang lentur dan nyaman.

Mari kita mengenal lebih detail masing-masing jenis Katun Combed :

Katun Combed 20s 

Pada jenis kain Katun Combed 20s, menggunakan benang 20. Bahan kain ini memiliki gramasi antara 180-220 gram/meter persegi dengan jenis rajutan jarum tunggal.

Katun Combed 24s

Benang 24 digunakan pada Katun Combed 24s dan menghasilkan bahan kain dengan gramasi 170-210 gram/meter persegi, dengan jenis rajutan jarum tunggal (single knit) sesuai dengan huruf ‘s’ yang ada di belakang angka 24.

Katun Combed 30s

Katun Combed 30s, menggunakan benang 30dengan jenis rajutan jarum tunggal. Bahan kain ini memiliki gramasi 140-155 gram/meter persegi. Selain itu, ada juga yang menggunakan jenis rajutan jarum ganda (double knit), yang menghasilkan bahan kain dengan gramasi mencapai 210-230 gram/meter persegi.

Katun Combed 40s

Katun Combed 40s menggunakan benang 40 dan jenis rajutan jarum tunggal (single knit). Bahan kain ini memiliki gramasi antara 110-120 gram/meter persegi. Sedangkan untuk jarum ganda (double knit) bisa menghasilkan bahan kain dengan gramasi 180-200 gram/meter persegi.

Dengan mengenal bahan kain Katun Combed, bisa menjadi bahan pertimbangan saat memilih dan membeli kaos untuk orang dewasa maupun saat membeli kaos anak dan bayi.